MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL BERBASIS ISO 31000 PADA PT KEBAYORAN WARNA PRIMA

Eneddy, Erik (2013) MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL BERBASIS ISO 31000 PADA PT KEBAYORAN WARNA PRIMA. Masters thesis, PPM Manajemen.

[img] Text
Cover.pdf

Download (67kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (172kB)
[img] Text
Daftar Isi.pdf

Download (117kB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (48kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (436kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (271kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (12kB)
[img] Text
Tesis Lengkap.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Sudah banyak diberitakan bahwa Indonesia dipandang sebagai negara dengan ekonomi yang sedang berkembang dan memiliki potensi pertumbuhan yang besar. Pada akhir tahun 2011 lalu, Indonesia mendapatkan kembali peringkat layak investasi dari lembaga-lembaga pemeringkat internasional. Tidak dipungkiri bahwa banyak investor di seluruh dunia yang melirik Indonesia sebagai negara tujuan investasi. Tentu ini merupakan hal positif bagi pertumbuhan perekonomian Indonesia. Aliran investasi yang masuk ke Indonesia, baik secara langsung dan tidak langsung ini akan menggerakan banyak sektor perekonomian, salah satunya industri manufaktur. Kesempatan ini tentu harus dimanfaatkan oleh industri-industri di Indonesia. Industri harus mengambil peluang dan menjawab tantangan yang ada, baik dalam hal kuantitas dan kualitas. Semuanya ini bukannya tanpa risiko, karena selalu terkandung risiko dalam menjalankan bisnis. Oleh karena itu perusahaan perlu menyadari pentingnya peranan manajemen risiko dalam pertumbuhan bisnis. PT Kebayoran Warna Prima (PT KWP) adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi berbagai cat untuk kebutuhan industri dan rumah tangga. Sebagai perusahaan dengan jumlah karyawan hampir 100 orang dan jumlah produksi yang semakin meningkat, manajemen menyadari perlunya penerapan manajemen risiko dalam perusahaan, dengan fokus pada risiko operasional. Pengembangan manajemen risiko operasional dilakukan dengan kerangka basis ISO 31000. Proses manajemen risiko dalam kerangka ini antara lain adalah penentuan konteks, identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, dan perlakuan risiko. Dari proses manajemen risiko yang dilakukan, dihasilkan register risiko dengan status risikonya masing-masing (probabilitas dan dampak). Risiko teridentifikasi paling banyak pada area produksi, yang merupakan aktivitas utama dalam perusahaan. Dengan perlakuan risiko yang diberikan terhadap risiko-risiko yang teridentifikasi, diharapkan status risiko akan menurun. Perlakuan risiko diberikan tidak hanya sekedar pada tingkatan aktifitas saja, namun juga dengan pembentukan struktur organisasi manajemen risiko. Hal ini dilakukan agar manajemen risiko menjadi bagian terpadu dari keseluruhan struktur organisasi. Selain itu diperlukan juga komunikasi dan peninjauan berkesinambungan untuk memastikan manajemen risiko yang diterapkan tetap relevan dengan lingkungan bisnis yang dinamis.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Finance, Risk management, ISO 31000
Subjects: D Finance > D Finance
D Finance > DD Risk management
Divisions: Program Studi Megister > Manajemen Eksekutif Muda
Depositing User: Slamet SPJ Pujiana
Date Deposited: 08 Jul 2020 03:07
Last Modified: 28 Jun 2022 04:45
URI: http://repo.ppm-manajemen.ac.id/id/eprint/860

Actions (login required)

View Item View Item